日本に住むインドネシア人の現金を本国に不正に送金する「地下銀行」を
運営していたとして、浜松東署と県警外事課は29日、インドネシア国籍の男2人を
銀行法違反容疑で逮捕したと発表した。県警によると、2人は08年、
外国人技能実習制度で来日し19都府県で総額1億2000万円の
不正送金を請け負ったとみて調べている。
逮捕したのは、ともに、
愛知県知立市逢妻町道瀬山に住む自動車部品工場工員、
(??????)容疑者(23)(??????)容疑者(31)。
逮捕容疑は、2人が共謀し5月16日、浜松市のインドネシア人の男性工員(27)から
5万5000円を本国に送るよう依頼を受け、銀行法上の許可を得ていないのに、
インドネシアの銀行口座に送金したとしている。
県警によると、2人は日本で送金依頼を受けると、インドネシアの銀行に
プールしていた金から相当額を指定口座に入金していた。
昨年から計約1100回送金し、1回あたり手数料500~1000円と、送金額の2~3%を
報酬として受け取っていた。正規の手続きと違って身分証明がいらず、
手数料も安いため利用者は不法就労者や技能実習生が中心だったという。
(Shizuoka-Jepang) Divisi Luar Negeri Kepolisian Prefektur Shizuoka dan Kota Hamamatsu, Rabu (29/09), mengumumkan telah menangkap 2 orang teknisi training perusahaan otomotif berkewarganegaraan Indonesia, atas tuduhan mengoperasikan bank ilegal. Menurut keterangan polisi, kedua tersangka, (Nama Tidak Saya publikasikan ) (23 tahun) dan (Nama Tidak Saya Publikasikan ) (31 tahun), yang berdomisili di Prefektur Aichi, tanpa surat izin resmi perbankan, mengoperasikan bank ilegal sejak September 2009 sampai September 2010 di Kota Hamamatsu.Uang yang telah dikirimkan melalui transaksi yang mereka lakukan mencapai 2,5 juta yen, dengan keuntungan 2-3 persen untuk setiap pengiriman uang sebesar 500 sampai 1,000 yen. Selain itu, kedua tersangka telah memiliki nasabah yang cukup banyak di 19 titik daerah di Prefektur Shizuoka. "Prosedur layanan yang mereka tawarkan sangat mudah. Karena tidak dapat berbahasa Jepang dan Inggris dengan lancar, maka bank ini salah satu jalan keluar kami untuk mengirimkan uang," ujar salah satu nasabah bank ilegal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar